Oleh: gustyliwa | September 29, 2009

Pesta Rakyat Sekura

Foto272

Kehidupan sehari-hari memang tidak dapat dipisahkan dari adat dan kebiasaan yang diwariskan dari nenek moyang, salah satu contoh adalah tradisi pesta rakyat “Sekura”.

Sekura adalah sosok seseorang yang menggunakan pakaian penyamaran dan topeng dengan berbagai bentuk, contohnya sekura yang menggunakan topeng kayu, atau disebut sekura kayu, sekura yang menggunakan rerumputan, baju yang terbuat dari karung dsb atau disebut sekura Kama’ dan banyak lagi yang lainnya.

Sekura memang tradisi yang sangat melekat di dalam adat masyarakat Lampung Barat, dan kesenian ini telah go Nasional, sebagai salah satu bentuk dedikasi pemuda/i Lampung Barat dalam bentuk kesenian.

Foto282

Pada 9 Syawal 1430H tepatnya 28 September 2009 ini di Kelurahan Pasar Liwa Kecamatan Balik Bukit Kab. Lampung Barat diadakan acara Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh organisasi kepemudaan “Muli Mekhanai Liwa Sepakat” bekerjasama dengan Pemkab Lampung Barat yang juga memeriahkan Ulang Tahun Kabupaten Lampung Barat ke 18.

Dalam kegiatan tersebut di atas Bupati Lampung barat beserta Muspida dan Kepala dinas/kantor dan pejabat pemkab Lampung Barat turut hadir memeriahkan kegiatan ini. Dalam sambutannya Bupati Lampung Barat mengungkapkan rasa bangga kepada pemuda Lampung Barat yang masih terus melestarikan kebudayaan warisan leluhur yang ada di Kab. Lampung Barat ini. Beliau pun berpesan bahwa kedepannya kita tetap harus menjaga  kesenian ini, karena ini lah salah satu icon yang ada di Lampung Barat ini.

Kegiatan ini berlokasi di Lapangan Merdeka Kel. Pasar Liwa Kec. Balik Bukit dengan serangkaian kegiatan seperti  kesenian Sekura, Panjat Pinang, Bedikekh, dll yang diikuti sekitar 300 orang sekura dari berbagai kecamatan di Lampung Barat.

Semoga tradisi ini tidak akan ditinggalkan sampai kapanpun dan tetap dilestarikan dimasa depan.

Oleh: gustyliwa | Agustus 25, 2009

Yamaha Riders Club Liwa

Spakbor YRCL 2 copy 2

Baru-baru ini pecinta motor Yamaha membentuk suatu club bernuansa Raider guna meramaikan komunitas pecinta motor di Lampung Barat.

Club ini kami beri nama YRCL, yaitu singkatan dari “Yamaha Raider Club Liwa”.

Club ini baru dirintis oleh beberapa pecinta motor yang ada dikota Liwa, tentu saja baru memiliki anggota yang sangat sedikit.

DSC_1782Dengan dibentuknya club ini diharapkan dapat melakukan pembinaan bagi pecinta motor untuk meninggalkan kebiasaan buruk di jalananan yaitu balapan liar.

Dengan bergabungnya di club ini, anggota club dapat melakukan shearing dengan rekan-rekan sesama club untuk memodifikasi motor dan membenahi kerusakan-kerusakan yang terjadi pada motor kita.

YRCL saat ini banyak diikuti Oleh Komunitas RX-King, namun demikian YRCL aDSC_1778dalah club yang terbuka untuk semua jenis Yamaha.

Klub ini bukanlah club yang menggambarkan kearoganismean individu, namun club ini adalah club pemuda pecinta damai.

Kepada pecinta motor di Lampung Barat, dapat bergabung di club ini dan membuat kartu member dengan menghubungi Contac person +6285669619374 A.n Gusty Pranata.

Oleh: gustyliwa | Juli 2, 2009

Dirgahayu Bhayangkara ke 63

Foto160Kepolisian Resort Lampung Barat dibawah pimpinan Kapolres AKBP. M. Muslim Siregar, S.Ik memperingati HUT Bhayangkara ke 63 ini dengan acara syukuran…

Ditahun sebelumnya HUT Bhayangkara dipolres Lampung Barat menggelar Atraksi dan Upacara, namun ditahun ini sesuai dengan gagasan Kapolri yang dilanjutkan oleh Kapolda Lampung kepada seluruh jajaran, hanya diadakan syukuran.

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari Masyarakat sekitar, Tokoh agama, Tokoh adat dan unsur Muspida Kabupaten Lampung Barat, dalam hal ini Bupati, Ketua DPRD, Dandim, Ketua Pengadilan, Kepala Kejaksaan dan Ketua KPU Kabupaten Lampung Barat.

Didalam sambutannya, Kapolres Lampung Barat AKBP M.Muslim Siregar, S.Ik menyampaikan, dalam rangka HUT Bhayangkara yang ke 63 ini, Polri akan terus berbenah menuju terciptanya rasa aman dan nyaman oleh masyarakat, serta keharmonisan dan kerjasama yang baik antara setiap anggota polri dan masyarakat.

Disisi lain, Bupati Lampung Barat Drs. Hi. Mukhlis Basri juga menambahkan, bahwa selama ini kerjasama antara Polres dan Pemkab  Lampung Barat sangatlah baik, tidak hanya dijenjang Pimpinan saja, namun juga sampaik ke anggotanyapun demikian. itulah salah satu bentuk keseriusan kerja yang dilakukan oleh Pori khusunya polres Lampung Barat ini dalam meningkatkan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan ini mengusung tema ” MELALUI REFORMASI BIROKRASI POLRI DAN KEMITRAAN POLRI DENGAN MASYARAKAT, POLRI SIAP MENGAMANKAN PEMILU PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN 2009″

Dirgahayu Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Semoga Kejayaan Polri akan tetap terjaga.

Oleh: gustyliwa | Juni 29, 2009

Oleh: gustyliwa | Juni 3, 2009

Polres Lambar Adakan Istiqosah Qubro

Markas Komando Polres LambarKepolisian Resort Lampung Barat dibawah kepemimpinan Ajun Komisaris Besar Polisi M. Muslim Siregar S.Ik sebagai Kapolres mengadakan acara Istiqosah Qubro dengan tujuan mengharapkan ridho dan perlindungan Allah SWT dalam melaksanakan tugas sehari-hari maupun misi khusus kepolisian di Daerah Kabupaten Lampung Barat pada khususnya dalam menyambut HUT Bhayangkara dan damainya Pemilu Presiden 2009.

Istiqosah ini digelar di Halaman Mapolres Lampung Barat yang diikuti sekitar 700 orang undangan dan anggota polres Lampung Barat.

Dalam sambutannya Bapak Kapolres Lampung Barat menyampaikan dalam pelaksanaan Kampanye dan Pemilu Presiden tahun 2009 ini, polisi diharapkan Netral, dan kepada semua pihak agar dapat bersama menjaga keamanan dan menciptakan suasana kondusif di daerah Lampung Barat ini.

Dalam pelaksanaan istiqosah qubro ini Kapolres Lampung Barat yang juga sebagai Pelindung Kegiatan mengharapkan Allah SWT dapat memberikan hidayahnya, sehingga dalam melaksanakan tugas-tugasnya anggota Polres Lampung Barat senantiasa memberikan sikap yang humanis dan hati yang tentram.

Kepada Semua pihak, mari kita sukseskan Pemilu Presiden 2009 dengan bersama menjaga keamanan dan ketertiban.

Oleh: gustyliwa | Mei 12, 2009

Lambang Daerah Kab. Lampung Barat

Lambang Daerah Kab. Lampung Barat

I. BENTUK DAN PEMBAGIAN LAMBANG KABUPATEN LAMPUNG BARAT

Lambang Daerah berbentuk Perisai yang terdiri dari sebelas bagian, yaitu:
Bentuk Perisai Segi Lima.
Siger Kuning Emas khas Lampung Barat.
Empat Bunga Teratai dalam Siger.
Pita berbentuk Pintu Gerbang.
Tulisan Lampung Barat dalam Aksara Lampung Warna Biru.
Kopi dan Padi Terikat Bambu Buntu.
Bambu Buntu Beruas Lima.
Perisai Kecil dengan Pegunungan dan Daun.
Air dengan Enam Alur.
Keris dan Tombak.
Pita Slogan berbunyi Beguai Jejama.


II. ARTI LAMBANG

Bentuk Perisai Segi Lima
Menggambarkan kesanggupan masyarakat Lampung Barat untuk mempertahankan cita-cita Bangsa Indonesia dan melanjutkan pembangunan serta memajukan daerah berdasarkan Pancasila.

Siger Kuning Emas khas Lampung Barat
Melambangkan kebesaran budaya masyarakat dan derajat kehormatan yang tinggi.

Empat Bunga Teratai dalam Siger
Menggambarkan bahwa masyarakat Lampung Barat merupakan persatuan dari empat Paksi/Buay (Marga), yaitu Buay Pernong, Buay Belungguh, Buay Jalang Diway, dan Buay Nyerupa.

Pita berbentuk Pintu Gerbang
Melambangkan kesiapan bahwa masyarakat Lampung Barat untuk menerima kedatangan masyarakat pendatang, dan bekerjasama membangun daerah.

Tulisan Lampung Barat dalam Aksara Lampung Warna Biru
Menandakan masyarakat asli Lampung Barat adalah bagian dari masyarakat Lampung.

Kopi dan Padi Terikat Bambu Buntu
Jumlah biji kopi 24 biji, dengan daun 9 lembar, serta biji padi sebanyak 91 butir, menggambarkan tanggal peresmian Lampung Barat sebagai Kanupaten, yaitu tanggal 24 September 1999.

Bambu Buntu Beruas Lima
Berarti Lampung Barat adalah Kabupaten yang lahir pada urutan Ke-5 (kelima) di Propinsi Lampung.

Perisai Kecil dengan Pegunungan dan Daun
melambangkan Lampung Barat merupakan dataran tinggi yang terdiri dari hutan lindung dan pertanian.

Air dengan Enam Alur
melambangkan bagian barat Kabupaten Lampung Barat merupakan daerah pantai Samudera Hindia dan disyahkan sebagai Kabupaten berdasarkan UU nomor 6 Tahun 1991, sekaligus melambangkan enam tatanan dalam adat masyarakat asli Lampung Barat.

Keris dan Tombak
melambangkan senjata asli masyarakat yang digunakan untuk membela diri dari berbagai ancaman.

Pita Slogan berbunyi Beguai Jejama
Menunjukkan rasa persatuan dan kesatuan antara berbagai unsur dan golongan untuk saling tolong menolong dan bergotong-royong membangun daerah

III. WARNA LAMBANG

Warna-warna yang terdapat pada lambang Kabupaten Lampung Barat juga mengandung makna sebagai berikut:
Warna Kuning
Melambangkan Kemuliaan dan Kebesaran

Warna Merah
melambangkan keberanian dan kerelaan berkorban untuk mempertahankan kehormatan

Warna Hijau dan Coklat
melambangkan Kesuburan

Warna Biru
melambangkan Kekayaan

Warna Putih
melambangkan Ketulusan dan Keikhlasan

Warna Hitam
melambangkan keteguhan dan kekokohan

Warna Biru Laut
sebagai dasar yang melambangkan Kesejukan

Sumber : Bagian Umum Pemkab Lambar

Posting By : Gusty Liwa

Oleh: gustyliwa | Mei 11, 2009

Kapal Terdampar di Pantai Melasti

Kapal Full KingSudah hampir 1 tahun kapan ini berada di bibir pantai perairan Selatan Lampung Barat tepatnya di Pantai Melasti Kecamatan Bengkunat Kabupaten Lampung Barat.

Kapal ini berfungsi sebagai pengangkut minyak mentah (tangker) dan juga mengangkut barang bernama Full King berbendera Panama yang terdampat akibat terjangan badai di laut lepas perairan Lampung Barat. Sebesar apa badai yang menghempaskan kapan ini..??? itu semua menjadi tanda tanya, karena jika memang ada ombak yang sangat besar, kenapa perumahan yang ada disekitarnya tidak terseret ombak…!!! padahal pantai ini adalah pantai yang landai dan bukanlah pelabuhan. aneh memang jika kita melihatnya, sepertinya ada hal mistik yang membawa kapal ini sampai kesini… Posisi Kapalpun tergak lurus selayaknya berada ditengah lautan, padahal permukaan dasar laut (pantai) tidaklah datar, dan permukaan bawah kapal ini pun tidak datar.

Kabar terahir, kapal ini telah dijual dengan seorang pengusaha kaya yang berasal dari Jakarta, dan rencananya kapal ini akan dipotong-potong menjadi meberapa bagian, sehingga akan mempermudah membawanya ke Pulau jawa dan mungkin akan dirakit kembali atau malah bakal menjadi sebuah rongsokan saja, karena kapal itu semakin berkarat.

Pemilik dan awak kapal, sejak terdamparnya kapal ini telah diamankan di Polres Lampung Barat untuk dimintai keterangan yang kemuadian di bawa ke Polda Lampung sebagai saksi untuk mengetahui proses terdamparnya kapal ini.

Apa sebenarnya yang menyebabkan terdamparnya kapal ini…?? itu menjadi pertanyaan yang besar saai ini, namun Pantai Melasti yang dulunya sepi dan hanya dikunjungi oleh ummat hindu yang akan melaksanakan Ibadah, karena ditepi pantai terdapat Pure, kini berubah menjadi tempat wisata dadakan, selain pantainya yang bersih dan indah, kinipun memiliki pemandangan baru yakni Kapal Tanker berukuran besar yang ada dibibir pantai…

Kapan Kapal ini akan difungsikan kembali, ataukah akan dibiarkan saja sampai kapal ini benar-benar hancur diterjang air ombak yang besar…???

Oleh: gustyliwa | Mei 1, 2009

Liwa Akan Bangun Islamic Center

Maket Islmamic Center Liwa

Maket Islamic Center Lampung Barat

Islamic Center yang direncanakan pemerintah Kab. Lampung Barat ini rencananya akan dibangun pada pertengahan 2009 ini.

Pembangunan yang sangat megah ini akan dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat, karena selain tempat manasik dan asrama calon jema’ah haji, tempat ini juga akan dijadikan pusat pelatihan keagamaan dan tempat penyelenggaraan MTQ.

Beberapa waktu yang lalu telah dijelaskan Bupati Lampung Barat, untuk pembangunan ini akan menghabiskan dana yang sangat-sangat besar… yaitu + Rp. 50. milyar, namun akan dibagi menjadi dua etape, tahap pertama diperkirakan akan menghabiskan dana sekitar Rp. 20 Milyar, dan sisanya akan dibangun untuk tahan kedua.

Bangunan itu sendiri direncanakan akan dibangun di desa Sekuting Kec. Balik Bukit Kab. Lampung Barat, tepatnya di belakang tugu Selamat Datang Kota Liwa…

Semoga saja rencana ini dapat terealisasi, dan mari kita menjaga dan melestarikan kekayaan daerah kita sendiri, tidak sekarang, kapan lagi,  bukan kita siapa lagi.

Oleh: gustyliwa | April 28, 2009

Polres Lambar Lidik Pelaku Rampok

Senjata Organik PolriJajaran Polsek Sumberjaya di-back-up tim Buru Sergap (Buser) Satreskrim Polres Lampung Barat terus melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku perampokan di rumah Hi. Sarmin, warga Pekon Sukajaya, sekitar pukul 02.00 WIB Sabtu (11/4) lalu. Bahkan, pihak kepolisian mengaku sudah mengantongi identitas satu dari empat pelaku tindak kejahatan menggunakan senjata api (senpi) tersebut.

Kapolres Lambar AKBP Muhamad Muslim Siregar, S.I.K. melalui Kapolsek Sumberjaya Iptu. Hendri, S.H. mengatakan, identitas salah satu pelaku itu didapat setelah pihaknya melakukan pemeriksaan sejumlah saksi termasuk korban. Meski telah mengantongi identitas salah satu tersangka, Hendri enggan menyebutkan nama dan alamatnya. ’’Untuk kepentingan penyelidikan, kami belum bisa menyebutkan nama salah satu pelaku yang sudah diketahui ini,” jelasnya.
Demikian pula ketika ditanya apakah salah satu tersangka itu berasal dari luar Lambar atau justru orang dalam. Hendri hanya menyatakan bahwa pihaknya kini terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku. ’’Mudah-mudahan para pelaku ini secepatnya dibekuk,” katanya.
Selain itu, pihaknya juga mengharapkan dukungan dan bantuan warga setempat untuk tidak takut memberikan informasi kepada petugas jika mengetahui adanya gerak-gerik warga yang mencurigakan. ’’Kita akan lindungi dan rahasiakan identitas warga yang memberikan informasi kepada polisi,” janjinya.
Di tempat terpisah, Rusman, salah satu pengusaha kopi yang tinggal di Kecamatan Gedungsurian, berharap petugas kepolisian secepatnya mengungkap dan membekuk para pelaku tindak kejahatan tersebut. Apalagi beberapa bulan ke depan sudah memasuki panen raya kopi. ’’Pengamanan kepada warga sangat diharapkan,” ujar dia.
Diakuinya, keamanan lingkungan bukan hanya tanggung jawab aparat penegak hukum dan petugas terkait lainnya, melainkan semua pihak. ’’Kita semua sebenarnya berperan dalam menjaga keamanan, terutama di lingkungan masing-masing. Jika kita waspada, kecil kemungkinan tindak kejahatan terjadi,” imbuhnya.
Sebelumnya diberitakan, perampok bersenpi yang beraksi di kediaman Hi. Sarmin, warga Pekon Sukajaya, diduga berjumlah empat orang. Akibat peristiwa tersebut, korban yang juga bos kopi itu kehilangan uang tunai sebesar Rp70 juta. Selain itu, pelaku juga berhasil membawa kabur lima unit ponsel merek Nokia dan empat gram perhiasan emas milik anak korban.
Di hadapan petugas, korban mengaku saat peristiwa itu terjadi dirinya bersama semua anggota keluarga sedang tertidur lelap. Tiba-tiba, suasana hening dipecahkan oleh suara dobrakan pintu. ’’Jadi sebelum melakukan perampokan, para pelaku terlebih dahulu mendobrak pintu utama rumah saya menggunakan kayu balok berukuran tiga meter,” kata Sarmin kepada petugas.
Selanjutnya, para pelaku mengancam seisi rumah dengan melepaskan tembakan ke atas. Sebelum menguras harta korban, pelaku juga menyandera korban di ruang tamu.

Sumber : Headline news Polda Lampung

Oleh: gustyliwa | April 28, 2009

Polres Lambar Berhasil Mengamankan Pemilu 2009

samapta

Sebanyak + 500 personil Polres Lampung Barat dan Polsek Jajaran melaksanakan pengamanan pelaksanaan pemungutan suara di TPS tiap-tiap pekon yang tersebar di Kabupaten Lampung Barat. Hal ini menunjukkan bahwa keseriusan setiap anggota Polri dalam mencegah terjadinya tindakan tidak diinginkan mulai diperkuat.

apc-samapataDibantu oleh Anggota Dalmas Polda Lampung & Satuan Brimobda Polda Lampung, pengamanan di tempat-tempat rawan semakin ditingkatkan.

Disisi lain pelaksanaan Pemungutan Suara di Kecamatan Suoh Kab. Lampung Barat di amankan oleh 40 Personil Dalmas Polres Lampung Barat, yang pada saat itu juga Bupati Lampung Barat Drs. Muchlis Basri melakukan pencontrengan di salah satu TPS di kecamatan ini.

Pos Pam SuohAtas Perintah Kapores Lampung Barat, AKBP. Muhammad Muslim Siregar, S.Ik, anggota yang telah kembali dari PAM di TPS, melanjutkan tugasnya untuk pengamanan jalannya sidang pleno terbuka penetapan hasil penghitungan. untuk mengantisipasi terjadinya bentrok antar parpol yang merasa tidak puas, anggota berjaga-jaga di pintu masuk dan pintu keluar ruang rapat, serta seputaran gedung Kator Bupati Kab. Lampung Barat.

Dengan kerja keras Polisi untuk mencipatakan suasana kondusif ini, maka terciptalah pemilu yang aman, tanpa ada kejadian-kejadian menonjol yang terjadi.

Tulisan Sebelumnya »

Kategori